Resume Askep Diabetes Mellitus yang Wajib Anda Tahu

Askep Diabetes Mellitus- Diabetes Melllitus merupakan kumpulan kelainan heterogen yang ditandai oleh kenaikan kadar glukosa dalam darah atau hiperglikemia akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relative. Ada beberapa klasifikasi diabetes mellitus, meliputi diabetes mellitus yang tergantung insulin (IDDM) sebagai tipe 1, diabetes mellitus tidak tergantung insulin (NIDDM) sebagai tipe 2, diabetes mellitus yang berhubungan dengan keadaan atau sindrom lainnya, serta diabetes mellitus gestasional (GDM).

Pada diabetes tipe 1 penderita tidak mewarisi jenis ini melainkan karena adanya predisposisi atau kecenderungan genetik ke arah terjadinya DM tipe I dan ini juga dialami individu yang memiliki tipe antigen HLA. Pada kasus ini terdapat respons abnormal tubuh dimana antibodi terarah pada jaringan normal namun dianggapnya seolah-olah sebagai jaringan asing. Virus atau toksin tertentu dapat menjadi memicu proses otoimun yang menimbulkan destruksi selbeta tersebut.

Sedangkan pada diabetes tipe 2, mekanisme yang menyebabkan resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin pada diabetes tipe ini belum diketahui pasti, namun faktor genetik memegang peranan dalam proses terjadinya resistensi insulin. Faktor-faktor resiko kesehatan yang ada meliputi usia dimana resistensi insulin cenderung meningkat pada usia di atas 65 tahun, faktor obesitas, dan riwayat keluarga

Penanganan Askep Diabetes Mellitus

Untuk Askep Diabetes Mellitus adalah membantu penatalaksanaan tujuan terapi untuk menormalkan aktivitas insulin dan kadar glukosa darah untuk mengurangi komplikasi vaskuler serta neuropati. Sedangkan tujuan terapeutik pada setiap tipe diabetes terutama untuk mencapai kadar glukosa darah normal. Bandingkan denganĀ askep stroke.

Beberapa komponen dalam penatalaksanaan diabetes meliputi diet, pemantauan, latihan, dan dilakukan terapi jika diperlukan, serta masalah pendidikan terhadap pesien. Untuk masalah keperawatannya dengan memperhatikan risiko tinggi akibat gangguan kekurangan nutrisi, kekurangan volume cairan, adanya gangguan integritas kulit, serta resiko timbulnya injury.

Karena tujuan terapi adalah untuk menormalkan aktivitas insulin dan kadar glukosa darah, maka diperlukan langkah intervensi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pasien dan mengamati hasilnya. Begitu juga pemenuhan kebutuhan cairan untuk pasein yang berhubungan dengan diuresis osmotik.

Ancaman gangguan integritas kulit pasien yang berhubungan dengan perubahan status metabolik (neuropati perifer) juga perlu diperhatikan. Baik dengan mengamati luka maupun melakukan perawatannya. Langkah lainnya dalam Askep Diabetes Mellitus adalah mencegah agar pasien tidak mengalami injury.

Itulah informasi tentang Askep Diabetes Mellitus yang sebaiknya Anda tahu.

Post A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *