Manfaat Daun Kelor Tak Selebar Daunnya

Adakah hubungan antara manfaat daun kelor dengan ungkapan ‘dunia tak selebar daun kelor’? Ungkapan semacam ini tentu sering anda dengar untuk memperlihatkan optimisme terhadap suatu masalah yang sedang menimpa. Asal anda tahu, bentuk daun kelor seperti bulat telur dengan ukuran yang kecil dan rasanya jauh sekali jika dibandingkan dengan dunia yang seluas bumi dan langit.

Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) merupakan tumbuhan dengan batang berkayu yang mencapai ketinggian hingga 11 meter. Bunganya yang berwarna putih kekuningan memiliki aroma yang yang wangi. Kayu batang kelor sering dimanfaatkan untuk pembuatan stik drum sehingga oleh orang Barat pohon ini juga disebut dengan drumstick tree.

Tanaman kelor banyak dimanfaatkan untuk penghijauan, konservasui tanah, maupun untuk penahan longsor. Akar kelor juga diketahui memiliki kemampuan dalam menyerap air saat hujan dan menghimpunnya yang saat musim kemarau menjadi sumber air bagi tumbuhan lain di sekitarnya.

Manfaat daun kelor ternyata juga sangat besar karena kaya dengan nutrisi yang penting untuk tubuh. Kandungan vitamin A daun kelor ternyata 4 kali lebih banyak dibandingkan wortel, vitamin C pada daun kelor 7 kali lebih banyak dibandingkan jeruk, kandungan kalsiumnya 4 kali lebih banyak dibandingkan susu, kandungan proteinnya juga 2 kali lebih banyak dari pada susu, begitu juga kandungan potasium daun kelor 3 kali lebih banyak dibandingkan buah pisang.

Untuk memperoleh manfaat daun kelor secara optimal, maka kita harus memperhatikan cara meramunya. Secara umum, takaran untuk menjaga kesehatan adalah dengan merebus hingga mendidih 3 lembar daun kelor dengan segelas air, setelah itu saring dan langsung minum airnya saat hangat. Efek antioksidan maupun khasiat daun kelor masih kuat jika dikonsumsi dalam kondisi hangat.

Manfaat Daun Kelor Menurut WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahkan menjuluki kelor sebagai pohon ajaib yang telah terbukti menjadi ‘obat alami murah’ bagi masyarakat miskin di berbagai negara miskin. Kelor juga diketahui mampu mengatasi dan menyembuhkan lebih dari 300 jenis penyakit. WHO juga menyerukan agar bayi dan anak-anak yang masih dalam tahap pertumbuhan untuk mengkonsumsi daun kelor

Konsumsi daun kelor juga mampu melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh dan meningkatkan ketahan tubuh maupun energinya. Manfaat daun kelor juga mampu mengatasi berbagaipenyakit akibat kekurangan nutrisi, seperti gangguan penglihatan akibat kekurangan vitamin A, gangguan pertumbuhan pada anak akibat kekurangan protein, serta pendarahan gusi karena kekurangan vitamin C. Bandingkan dengan manfaat minyak zaitun.

Daun kelor juga efektif mengatasi penyakit anemia akibat kekurangan zat besi, penyakit beri-beri akibat kekurangan vitamin B1, gangguan dermatitis karena kekurangan vitamin B3, kasus penumpukan lemak pada liver karena kekurangan Choline, gangguan osteoporosis karena kekurangan kalsium, maupun kulit kering dan pecah-pecah akibat kekurangan vitamin B2.

Sebuah penelitian yang dilakukan Anna Technology University India membuktikan khasiat daun kelor sebagai pelindung hati atau hepatoprotektor. Manfaat daun kelor juga dari kandungan zat anti oksidan penting dalam mengatasi dan menyembuhkan masalah pencernaan, luka lambung, maupun luka pada usus. Daun kelor yang bersifat dingin juga berkhasiat dalam menyembuhkan peradangan dan kanker.

Khasiat daun kelor lainnya antara lain untuk meningkatkan system kekebalan tubuh, meningkatkan metabolisme tubuh, meningkatkan struktur sel tubuh, menambah energi, melancarkan pencernaan, meningkatkan ketajaman mata dan otak, meningkatkan fungsi hati dan ginjal, meningkatkan serum kolesterol alamiah, serta mengontrol kadar gula darah.

Manfaat daun kelor juga dari kandungannya yang bersifat antioksidan, anti inflamasi atau anti-peradangan, melancarkan sistem sirkulasi, meningkatkan kebugaran dan memberi perasaan sehat, menjaga kesehatan dan keindahan kulit, serta menghalau kerutan dan garis penuaan dini pada wajah.

Post A Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *